Waduh, udah cukup lama gue ga nge blog semenjak acara PRIORITY FTTM 2010. Yah, sekarang gue udah di jurusan, NIM gue bukan 164 lagi, identitas gue bukan FTTM lagi, tapi gue udah punya status baru mahasiswa teknik pertambangan, HMT, dan NIM gue sekarang 121. Ga kerasa sekarang udah jadi massa himpunan. Hahaha, berat memang. Perjuangan untuk jadi anggota HMT gue lalui 6 bulan bareng temen-temen Tambang 2010. Ya, mungkin postingan kali ini gue mengingat perjuangan gue 7 bulan yang lalu.
Ya, kisah di postingan ini gue mulai saat pengumuman jurusan. Seneng dan bahagia, gue bisa ngelanjutin studi di jurusan pertambangan. Ga begitu lama setelah penjurusan, semua anak tambang ngumpul nih, ngelanjutin ke interaksi sama abang2 dan kakak2 HMT. Di pertemuan pertama sih lumayan serem, tapi bikin kram perut gara-gara ga boleh ketawa disaat abang dan kakak ngelawak entah apapun itu yang pasti bikin ketawa. Mulai saat itu interaksi makin intens, kita udah punya koordinator angkatan, bikin macem2 acara buat ngakrabin satu angkatan maupun dengan HMTnya. Tapi itu ga cukup. Kami terus dikader, kami udah punya ketua angkatan. Interaksi mulai meningkat flownya. Kesibukan kaderisasi mulai terasa disaat kami harus tetap fokus kuliah. Dan proses ini makin berat ketika udah mulai dibantai dengan istirahat tambang, interaksi di kandang domba, belakang bengkok dan lainnya. Banyak kenangan yang gue simpan dari proses selama 6 bulan ini. Mulai dari botak satu angkatan, ngetik pake mesin tik manual, ke puncak jam 2 pagi tanpa persiapan apapun, ikut arak-arakan wisuda, dibantai pas interaksi, mars angkatan di "intel", jargon angkatan tiap abis kumpul angkatan di DPR, danus di kampus, bawa bendera angkatan kemana-mana, jam tidur yang bener-bener dipangkas, dan ketegangan saat interaksi yang lebih mencekam daripada saat menunggu nilai di ol.akademik. Ya, sekarang memang udah berakhir, tapi ini titik awal gue dan temen-temen tambang 2010 untuk berkarya di himpunan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar